January 14, 2026

Pilar Fakta

Seputar Fakta Terpercaya

Bagaimana Menjaga Rumah Tetap Awet dan Bernilai Jual Tinggi

3 min read
Rumah

Sumber: https://unsplash.com/id/foto/rumah-beton-coklat-dan-putih-dekat-lapangan-rumput-hijau-di-siang-hari-aren8nutd1Q

Berdasarkan fungsinya, rumah tidak sekadar sebagai tempat tinggal saja, tetapi juga bisa menjadi aset berharga yang memiliki nilai jual semakin tinggi dari tahun ke tahun. Yang perlu diingat, terjadinya peningkatan nilai jual tersebut tidak serta merta terjadi secara instan dan otomatis. 

Untuk mendapatkan nilai jual yang tinggi seperti kebanyakan rumah dijual di Kelapa Gading, pastikan rumah Anda bisa siap huni, dalam kondisi rapi dan terawat. Jangan harap mendapatkan nilai jual tinggi jika kondisi rumah tidak terawat, apalagi terkesan kumuh.

Rumah yang terawat, selain membuat keluarga merasa betah dan nyaman dalam jangka panjang, bonusnya dapat nilai jual yang tinggi di masa depan. Agar bisa mewujudkannya, tidak ada salahnya Anda menyimak pembahasan di bawah ini yang menjelaskan tentang cara menjaga rumah tetap awet dan bernilai jual tinggi.

1. Melakukan Pemeriksaan Struktur Bangunan Secara Berkala

Pemeriksaan struktur bangunan secara berkala menjadi langkah utama untuk memastikan kondisi rumah tetap terjaga dan terawat fisik bangunannya. Pemeriksaan paling direkomendasikan adalah pada bagian atap, dinding hingga pondasi sebagai langkah awal pencegahan kerusakan besar yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Pada bagian atap bisa dilihat apakah rangka atap lapuk atau tidak dan kondisi genteng pecah atau tidak untuk mencegah bocor serta kerusakan lainnya. Kemudian pada bagian dinding bisa dilihat dari kondisi kelembaban yang menjadi faktor penyebab utama dinding berjamur dan kerusakan pada cat.

2. Perawatan Cat Rumah

Terlihat sepele, tapi cat rumah yang tidak dirawat secara berkala bisa menjadi pemicu utama kerusakan dinding dan struktur bangunan utama. Misalnya saja pengelupasan cat pada bagian eksterior, jika tidak dilakukan perawatan bisa saja menjadi penyebab utama air merembes ke bagian interior.

Baca Juga :  Rumah Split Level, Desain Cerdas untuk Hunian Kekinian

Kondisi cat pada bangunan rumah banyak dijadikan sebagai acuan terhadap baik atau tidaknya di mata calon pembeli. Untuk itu, disarankan melakukan pengecatan secara berkala setidaknya setiap 3-5 tahun sekali. Cat dinding yang kusam, membuat rumah terkesan kurang terawat dan terlihat tua.

3. Memperhatikan Kondisi Kebersihan Rumah Secara Keseluruhan

Rumah yang selalu dalam kondisi bersih, mampu memberikan kesan nyaman. Yang terpenting, kebersihan menjadi citra dan mencerminkan terawatnya hunian. Hal yang perlu diperhatikan dalam upaya menjaga kebersihan rumah antara lain seperti kondisi kamar mandi yang terbebas dari kerak dan jamur. Kemudian kondisi dapur yang terbebas dari penumpukan lemak. Pastikan juga lantai selalu bersih sepanjang hari dengan mengepelnya pagi dan sore hari. Jangan lupa, selalu merapikan halaman agar terbebas dari penumpukan sampah.

Saat pertama kali survei, kebersihan rumah akan menjadi nilai tambah di mata calon pembeli. Kesan positif yang Anda ciptakan, semakin membuka peluang properti cepat laku dengan nilai jual yang sepadan.

4. Melakukan Perawatan Instalasi Air dan Listrik

Sebagai kebutuhan utama untuk menciptakan kenyamanan dan produktivitas dalam keluarga, kondisi instalasi air dan listrik tentunya harus selalu terjaga. Beberapa perawatan instalasi air yang bisa dilakukan seperti melakukan pemeriksaan filter air, pemeriksaan kebocoran pipa hingga melakukan servis pompa air yang saat kondisinya melemah.

Sedangkan untuk perawatan instalasi listrik, Anda bisa melakukan pemeriksaan pada stop kontak, saklar dan lampu. Yang tidak kalah penting, kondisi kabel listrik yang sudah terlihat getas harus segera diganti untuk mencegah korsleting.

5. Perbaiki Bagian Rumah yang Terlihat Usang

Pembaruan kecil yang Anda lakukan pada bagian-bagian rumah bisa menciptakan kesan modern. Jangan tunggu sampai rusak baru diperbaiki, kebiasaan seperti ini justru akan memakan biaya yang lebih besar.

Baca Juga :  Desain Carport Kekinian yang Fungsional dan Bikin Rumah Makin Keren

Contoh pembaruan kecil seperti mengganti keramik yang sudah mulai kusam dan retak, menambah rak penyimpanan untuk menjaga kondisi dapur agar tetap rapi, memperbarui backsplash dapur, memasang lampu LED untuk membantu menghemat energi dan mengganti handle jendela serta pintu untuk menciptakan kesan modern.

6. Perhatikan Kualitas Pencahayaan

Ventilasi mempunyai peran yang sangat penting dalam memaksimalkan pencahayaan di dalam rumah. Sirkulasi yang buruk pada hunian bisa menjadi penyebab utama rumah terasa pengap, memicu kelembaban dan bahkan muncul jamur.

Untuk itu hal penting yang bisa Anda lakukan adalah memastikan jendela berfungsi dengan baik, rumah memiliki pencahayaan alami yang memadai dan mempertimbangkan ukuran jendela yang lebih besar serta penggunaan tirai agar terkesan luas.

Dokumen ini nanti bisa dipakai sebagai portfolio atau lampiran bukti bahwasannya Anda sangat peduli dengan perawatan berkala. Misalnya saja seperti nota pembelian material, foto rumah dari waktu ke waktu atau bahkan foto proses renovasi.

Kesimpulan yang bisa diambil, untuk menjaga kondisi rumah agar tetap baik dari waktu ke waktu seperti halnya rumah yang dijual di Dekoruma Properti, Anda tidak harus menggelontorkan biaya yang mahal ya. Dengan menjaga konsistensi perawatan berkala, pembaruan kecil hingga menjaga kebersihan, tentu bisa mempertahankan kondisi rumah hingga memberikan dampak positif terhadap meningkatnya harga jual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *